Pemilik Investasi Bodong di Cianjur Harus Bayar Ganti Rugi Rp 49 Miliar

Pemilik Investasi Bodong di Cianjur Harus Bayar Ganti Rugi Rp 49 Miliar
Terdakwa HA pemilik investasi bodong di Cianjur, Jawa Barat, tidak hadir dalam sidang pembacaan vonis di Pengadilan Negeri Cianjur, hakim menyatakan HA bersalah dan harus membayar kerugian. Foto: ANTARA/Ahmad Fikri

jpnn.com, CIANJUR - Pengadilan Negeri Cianjur, Jawa Barat, memutus bersalah terhadap HA pemilik investasi bodong yang merugikan seribuan nasabahnya hingga puluhan miliar rupiah.

HA diharuskan membayar ganti rugi sebesar Rp 49 miliar.

Humas Pengadilan Negeri Cianjur Donovan Akbar mengatakan majelis hakim memutuskan HA bersalah melakukan perbuatan melawan hukum dan mengabulkan gugatan untuk sebagian tuntutan para nasabah.

"Tergugat maupun kuasa hukumnya tidak hadir, bahkan kami sudah mengajukan tiga kali panggilan sebelum sidang dimulai. Kami tetap memberitahukan pada tergugat hasil putusannya," kata Donovan, Kamis (24/6).

Pihaknya akan menunggu jawaban dari tergugat atau kuasa hukumnya terkait putusan tersebut, menerima atau pikir-pikir.

"Kalau tidak ada gugatan kami akan nyatakan inkrah, memiliki kekuatan hukum tetap," katanya.

Dia menjelaskan nilai ganti rugi yang diputuskan sesuai dengan tuntutan kerugian materiil seribuan lebih korban, namun untuk kerugian imateril sebesar Rp15 miliar tidak dikabulkan karena tidak cukup bukti.

Seperti diberitakan seribuan lebih peserta investasi yang merasa tertipu dari beberapa kabupaten, seperti Cianjur, Bandung Barat, Sukabumi dan Bogor, melaporkan HA pemilik investasi bodong warga Desa Limbangansari, Cianjur, ke Mapolres Cianjur pada 2020.

Pengadilan Negeri Cianjur memutus bersalah terhadap HA pemilik investasi bodong yang merugikan seribuan nasabahnya hingga puluhan miliar rupiah.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News