Selasa, 20 November 2018 – 14:40 WIB

Penghargaan Golkar pada Dua Tokoh Sumbar

Minggu, 19 Oktober 2008 – 20:30 WIB
Penghargaan Golkar pada Dua Tokoh Sumbar - JPNN.COM

JAKARTA - DPP Partai Golongan Karya (Golkar) memberikan tanda penghargaan kepada sejumlah tokoh yang dinilai berjasa terhadap partai berlambang beringin itu. Dari Sumatera Barat, tersebut dua nama masing-masing mantan Ketua DPRD Sumbar Djohari Kahar dan mantan anggota PP Muhammadiyah Lukman Harun. Tokoh lain yang mendapat penghargaan serupa antara lain Rahmat Witoelar, Jacob Oetama, Ciputra dan Fadhel Muhammad.

Penyerahan penghargaan kepada seluruh penerima telah dilakukan bertepatan dengan pembukaan Rapimnas IV dan HUT Partai Golkar ke-44, bertempat JCC Jakarta, Jumat (17/10). Ketua Panitia Rapimnas, Yorris Raweyan, dihadapan Ketua Umum DPP Partai Golkar Jusuf Kalla dan Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menyebut para penerima anugerah sebagai sosok yang sudah teruji loyalitas dan integritasnya bagi partai.

"Penghargaan ini sesungguhnya suatu pembelajaran bagi kita semua untuk mengukur dan mengevaluasi loyalitas dan integritas masing-masing kader Partai Golkar," kata Yorris.

Sementara itu, pimpinan DPD Partai Golkar Sumbar, Syaharman Zanhar menilai penghargaan tersebut pantas diberikan kepada dua tokoh Sumbar itu. "Djohari Kahar dan Lukman Harun bersama tokoh lain yang disebut panitia pantas menerima penghargaan DPP Partai Golkar itu," kata Syaharman, di Jakarta.

Djohari Kahar, misalnya, kata Syaharman, beliau terbilang kader Golkar yang merakyat dan secara kongrit memang dekat dengan rakyat. "Yang luar biasa dari kepribadian Djohari Kahar adalah kesederhanaan yang tidak dibuat-buat. Padahal saat itu beliau Ketua DPRD Sumbar," kata Syaharman.

Selain itu, lanjutnya, Djohari Kahar juga dia nilai sebagai kader Golkar yang sangat tahu diri dan tahu posisi. Sebagai pejabat di daerah, Djohari Kahar jarang sekali kita lihat sewenang-wenang terhadap penggunaan fasilitas negara dan cepat menyesuaikan diri. Terutama terhadap sesama anggota DPRD, termasuk supir.

Sementara Lukman Harun, adalah salah seorang pendiri Sekber Golkar, cikal bakal Golkar. "Kita mencatat, ketika Lukman Harun menjabat Ketua PP Pemuda Muhammadiyah, bersama 97 organisasi lainnya menyatakan mendukung lahirnya Sekber itu dalam tahun 1964," kata Syaharman. (Fas/jpnn)

SHARES
TAGS  
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar