Senin, 23 Oktober 2017 – 14:52 WIB

Polisi Razia Dompet Tukang Becak, Mengejutkan Kemudian Mengharukan...

Senin, 19 Juni 2017 – 11:49 WIB
Polisi Razia Dompet Tukang Becak, Mengejutkan Kemudian Mengharukan... - JPNN.COM

jpnn.com, PEKALONGAN - Beragam operasi digelar kepolisian jelang Lebaran. Salah satu yang unik ada di Pekalongan Timur, Jawa Tengah. Di bawah pimpinan langsung Kapolsek Pekalongan Timur Kompol Agus Riyanto, aparat menggelar operasi berbagi; Operasi Dompet.

Sasarannya tukang becak dan pengendara sepeda ontel. Mereka yang kedapatan kosong dompetnya akan diisi lembaran uang oleh polisi.

Akhir pekan kemarin, Kapolsek bersama sejumlah anggotanya mulai menghentikan tukang becak yang lewat di depan mapolsek. Bukan hanya abang becak, beberapa pengendara sepeda ontel pun disetop. Mereka dihentikan satu per satu.

Meski sempat ada yang menolak dan berusaha menghindar, tukang becak akhirnya mau berhenti sejenak. Lalu, kapolsek bertanya apakah yang bersangkutan bawa dompet atau tidak. Kalau bawa dompet, dompet itu diminta dikeluarkan untuk diperiksa isinya.

Ada dompet yang ketika diperiksa ada isinya lembaran uang beberapa ribu rupiah, ada yang hanya berisi KTP tanpa ada uang sepeserpun, bahkan ada yang dompetnya tidak ada isinya sama sekali.

"Maaf, Pak, KTP saya ketinggalan di rumah," kata seorang tukang becak bernama Amad (60), warga Kelurahan Poncol, Kecamatan Pekalongan Timur, yang ketika diperiksa mengira para polisi itu sedang menggelar razia KTP.

"Tidak apa-apa. Besok-besok lagi KTP-nya dibawa," kata Kompol Agus Riyanto. "Dompetnya kosong ya, tidak ada uangnya?" tanya Agus Riyanto lagi. "Kosong pak, dari tadi belum dapat penumpang," jawab Amad dengan nada lirih.

"Karena dompetnya kosong, ini saya isi uang, ya," kata Agus lagi, sembari memasukkan lima lembar uang pecahan lima ribuan yang baru ke dalam dompet milik Amad. "Ini uang buat panjenengan (Anda, red), semoga bermanfaat," ujar sang Kapolsek.

Pemberian itu sontak disambut gembira oleh Amad. "Alhamdulillah..., maturnuwun, pak.. maturnuwun," kata Amad, sembari melanjutkan mengayuh becaknya untuk mencari penumpang.

SHARES
loading...
loading...
Komentar