Presiden Nyaris Makan Kolak Basi

Presiden Nyaris Makan Kolak Basi
Presiden Nyaris Makan Kolak Basi
TASIKMALAYA – Dalam safari Ramadannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Kamis (18/9) singgah di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya. Radar Tasikmalaya (Group JPNN) melaporkan, selain silaturahmi, presiden berdialog dengan delapan pimpinan pondok pesantren di Priangan Timur.

Ada kejadian unik dalam kunjungan presiden itu. Sekitar satu jam sebelum buka puasa, panitia mengumumkan kepada khalayak yang hadir serta rombongan presiden bahwa sambal dan kolak yang disajikan saat berbuka puasa disarankan tidak dikonsumsi. Penanggung jawab Food Security Check dr Jajang Rudi Hanan menyatakan, sambal dan kolak diketahui agak basi sehingga disarankan tidak dikonsumsi.

”Tim food security melaksanakan proses food check sekitar pukul 15.00. Mungkin karena jumlah sambal banyak, waktu pembuatannya agak lama sehingga agak basi. Begitu pula dengan kolak. Kami dari tim food security tak mau ambil risiko, jadi kami tarik,” tegasnya.

Informasi yang dihimpun Radar Tasikmalaya, kedua makanan tersebut tidak mengandung racun apa pun. Hanya, makanan itu dibungkus plastik dalam kondisi panas dan waktu pembuatannya masih siang. Saat memberikan sambutan, SBY mengajak para kiai meningkatkan mutu pendidikan, terutama yang berbasiskan pondok pesantren. Apalagi, pemerintah telah bertekad membuat anggaran pendidikan 20 persen pada APBN 2009.

TASIKMALAYA – Dalam safari Ramadannya, Presiden Susilo Bambang Yudhoyono pada hari Kamis (18/9) singgah di Ponpes Cipasung, Tasikmalaya. Radar

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News