Remaja Nekat, Dulu Kurir Sekarang Pengedar Narkoba

Remaja Nekat, Dulu Kurir Sekarang Pengedar Narkoba
Badan Narkotika Nasional (BNN). Foto/ilustrasi: dokumen JPNN.Com

Tidak jauh dari tempat penyimpanan itu, ditemukan sebilah bambu panjang. Bambu tersebut digunakan untuk menyimpan dan mengambil sabu-sabu dari atas plafon.

Sabu-sabu itu dibagi dalam paket kecil siap edar. Total sabu-sabu yang dimiliki seberat 3 gram.

Bobot sabu-sabu itu boleh dibilang cukup besar untuk dimiliki seorang anak 16 tahun. Selain narkoba, ada timbangan elektrik.

Dari pemeriksaan sementara, LM kini menjadi pengedar. Dia memasok narkoba ke siswa-siswa yang pernah menjadi pelanggan pamannya. Peserta balap liar saat akhir pekan juga menjadi pasar tetapnya.

Suparti mengatakan, dua tahun lalu LM dipandang sebagai anak yang kurang beruntung.

Dia dimanfaatkan pamannya untuk menjadi kurir. Saat pamannya menerima order pembelian sabu-sabu, LM disuruh mengantarkan barang ke pembeli.

''Waktu itu LM ikut diamankan karena tertangkap basah saat membawa narkoba,'' ucapnya.

Setiap kali mengantarkan pesanan narkoba, pamannya selalu memberikan imbalan sisa sabu-sabu dan uang. Dari sana, LM kemudian menjadi pecandu. Dia semakin bergantung pada narkoba.

Remaja yang sudah menjalani rehabilitasi di BNNK saat menjadi kurir narkoba kini berubah jadi pengedar.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News