Sambil Menangis, Petugas PPSU yang Mengaku Dibegal Meminta Maaf Kepada Istri dan Anaknya

Sambil Menangis, Petugas PPSU yang Mengaku Dibegal Meminta Maaf Kepada Istri dan Anaknya
Petugas PPSU Ray Prama Abdullah meminta maaf kepada istrinya di depan Kapolsek Sawah Besar Kompol Maulana Mukarom, Jumat (29/4). Foto: Mercurius Thomos Mone/JPNN.com.

Dia nekat mengarang cerita itu gegara takut ketahuan istrinya akibat uangnya habis untuk main judi slot online

Disaksikan Kompol Maulana, Ray menyatakan permohonan maaf kepada istri dan anaknya. 

"Saya juga meminta maaf kepada istri saya, kepada anak saya juga karena kesalahan saya main judi slot online," tutur Ray sambil menangis. 

Dia mengaku tega berbohong karena sudah kehilangan uang senilai Rp 4,4 juta di situs judi online slot.

"Posisi saya sudah kalah main slot dan saya takut sama istri. Saya baru dua bulan main judi online ini," ujar Ray. 

Dia pun juga mengaku menyesal telah memberikan keterangan palsu kepada media. 

"Untuk media, saya benar-benar minta maaf atas kabar tersebut. Karena informasi yang tidak benar tersebut media disalahkan," ujarnya.

Ray berharap masyarakat agar jangan. meniru kelakuannya tersebut. 

Petugas PPSU yang mengaku sebagai korban begal dan membuat laporan palsu meminta maaf kepada istri dan anaknya. Dia mengaku berbohong karena kalah berjudi slot

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News