Santri Dukung Ganjar Adakan Praktik Mengafani Jenazah di Simalungun

Santri Dukung Ganjar Adakan Praktik Mengafani Jenazah di Simalungun
Santri Dukung Ganjar mengadakan pelatihan mengafani jenazah di Simalungun. Dok: Sukarelawan Ganjar.

jpnn.com, SIMALUNGUN - Sukarelawan Santri Dukung Ganjar (SDG) Sumatera Utara (Sumut) menggelar pelatihan fardu kifayah di Pondok Pesantren (Ponpes) Nurul Iman, Desa Silau Dunia, Kecamatan Silau Kahean, Kabupaten Simalungun, Jumat (11/8).

Sebelum pelatihan dimulai, sukarelawan terlebih dahulu menggelar sosialisasi sosok Ganjar Pranowo. Kemudian dilanjutkan dengan doa bersama untuk kemashlahatan negeri juga agar Ganjar Pranowo terpilih jadi Presiden Indonesia periode 2024-2029.

"Kami melakukan kegiatan pelatihan fardu kifayah dan doa bersama. Pelatihan itu sendiri cukup penting di tengah-tengah masyarakat karena menjadi salah satu ilmu yang harus benar-benar dipahami dan dapat diaplikasikan kami sebagai santri atau lulusan pesantren," ujar Koordinator Wilayah SDG Sumut Randi Hermawan dalam siaran persnya.

Nantinya, kata Randi, para santri secara tidak langsung akan mengemban tanggung jawab terkait fardu kifayah seperti tata cara mengafani jenazah di mata masyarakat.

Oleh karena itu, diharapkan santri dan santriwati yang mengikuti pelatihan dapat mengaplikasikan ilmu tersebut kelak saat mereka telah terjun ke tengah-tengah masyarakat.

"Melalui pelatihan ini harapan saya kepada pondok pesantren dan santri/santriwati mereka mampu mengaplikasikan ilmu yang telah diberikan pemateri tadi dan dapat diaplikasikan di tengah-tengah masyarakat," kata Randi.

Para peserta yang ikut pelatihan tampak antusias menyaksikan penyampaian materi dan praktik fardu kifayah mengafani jenazah.

Salah satu santri, Lukman mengatakan pelatihan itu sangat bermanfaat untuk lebih memperdalam pengetahuan mereka.

Sukarelawan Santri Dukung Ganjar mengadakan kegiatan pelatihan mengafani jenazah bersama jemaah majelis taklim di Simalungun.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News