JPNN.com

Sempat Bertahan 7 Hari, Satu Korban Ledakan Gas di Medan Petisah Meninggal

Jumat, 19 April 2019 – 14:42 WIB Sempat Bertahan 7 Hari, Satu Korban Ledakan Gas di Medan Petisah Meninggal - JPNN.com

jpnn.com, MEDAN - Korban tewas akibat ledakan gas di ruko Jalan Kruing, Medan Petisah, Sumatera Utara, kembali bertambah. Rahmat Effendi, 43, pemilik usaha Sate Kerang Rahmat itu meninggal setelah sepekan menjalani perawatan di RS Imelda, Medan.

Sebelumnya, Rahmat sempat dirawat di RS Royal Prima, saat ledakan terjadi Kamis (12/4/2019). Ini berarti, hari ini tepat sepekan Rahmat ditangani medis.

Kakak korban, Ana yang ditemui di rumah duka, Jalan PWS, Kecamatan Medan Petisah, menjelaskan sejatinya adiknya sempat membaik dan sadarkan diri setelah menjalani operasi di dua kali oleh dokter bedah.

Rahmat memang mengalami luka bakar serius. Namun, pukul 13.00 WIB, pemilik usaha Sate Kerang Rahmat, ruko yang disebut kali pertama terdengar ledakan itu, kondisi menurun. “Rahmat ada diabetes rupanya,” ujarnya.

Saat ini, Dewi, 37, istri Rahmat yang juga mengalami luka bakar masih dalam perawatan di RS yang sama.

Di mata sahabatnya, Rahmat adalah sosok yang baik dan dermawan. Dia acap kali ringan tangan untuk membantu sesama. Pelayat pun datang silih berganti ke rumah duka. Rencananya, jenazah Rahmat akan dikebumikan habis Jumat besok (19/4/2019).

Diberitakan sebelumnya, insiden diawali saat ledakan tabung gas di ruko Sate Kerang Rahmat di ruko No 3 D. Sate ini terkenal hingga para selebriti pun acapkali memesan panganan ini jika datang ke Medan.

Salah satu saksi, Nur Wulan (19) adalah pekerja di Sate Kerang Rahmat (TKP) yang menjelaskan bahwa sekira pukul 18.00 WIB, dia bersama 4 orang kawannya sesama pekerja sedang berada di Sate Rahmat dan tiba-tiba ada mendengar suara ledakan yang berasal dari tabung gas tempat mereka pekerja.

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...