Sidang Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Sang Eksekutor Beri Pengakuan Mengejutkan

Sidang Kasus Pembunuhan Hakim Jamaluddin, Sang Eksekutor Beri Pengakuan Mengejutkan
Jefri dan Reza yang membantu Zuraida membunuh Jamaluddin. Foto: pojoksatu.id

Saat itu, Reza sempat tidak yakin ingin ikut menyelenyapkan nyawa Jamaluddin. Dia tak ingin abangnya hanya dimanfaatkan Zuraida. Namun, Reza berhasil diyakinkan.

Zuraida memastikan setelah membunuh suaminya, Zuraida akan menikahi Jefri. Zuraida pun menjanjikan akan memberikannya imbalan Rp100 juta serta berencana mengajak keduanya untuk umrah.

Ketiganya menyusun strategi seolah kematian Jamaluddin dikarenakan serangan jantung. Kamis malam (28/11/2019), Zuraida menjemput keduanya di Jalan, dekat Pasar Tradisional Johor.

Jefri dan Reza kemudian disuruh sembunyi di lantai III rumah korban di Perumahan Royal Monaco Blok B, menunggu aba-aba lebih lanjut.

Di kamar lantai II posisi tidur korban di tengah-tengah yakni di antara si buah hati mereka dan terdakwa Zuraida di sisi kanan tempat tidur. Setelah dipastikan korban telah tertidur lelap, Jumat dini hari sekira pukul 01.00 WIB Zuraida naik ke lantai III.

Jamaluddin kemudian dieksekusi kedua abang beradik tersebut dengan cara memegangi kedua tangan, kaki serta membekap wajah korban dengan kain. Namun ketika itu si buah hati mereka sempat tersentak dan terbangun. Zuraida kemudian menenangkannya agar tidak melihat peristiwa tersebut.

Saking kencangnya membekap Jamaluddin, keluarga darah dari hidung korban. Ketiga terdakwa jadi panik karena skenario korban meninggal karena jantung tak bisa digunakan.

Akhirnya Zuraida meminta para eksekutor membawa jasad korban hingga akhirnya dibuang ke areal perkebunan Dusun II, Desa Sukadame, Kecamatan Kutalimbaru, Jumat paginya. Jasad korban ditemukan warga di belakang kemudi mobil Toyota Prado nopol BK 78 HD yang biasa digunakan korban.

Jefri Pratama, 42, terdakwa sekaligus eksekutor hakim Pengadilan Negeri (PN) Medan Jamaluddin, menyampaikan penyesalannya pada persidangan kasus pembunuhan berencana yang digelar di ruang Cakra VIII, Rabu (17/6/2020).

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News