Suami Suka ke Panti Pijat, Berakhir di Pengadilan Agama

Suami Suka ke Panti Pijat, Berakhir di Pengadilan Agama
Perceraian. Ilustrasi Foto: pixabay

Pertengkaran rumah tangga pun sudah seperti lauk-pauk di keluarga kecil ini. Maksudnya, bertengkarnya terjadi hampir setiap hari.

Puncaknya pertengahan 2016 lalu. Ketika itu, Markucel membentak-bentak dan mencela Markonah dengan kata-kata kotor.

Setelah itu, Markucel mengantar pulang Markonah ke rumah orang tuanya. Hingga satu setengah tahun, Markucel tidak pernah lagi ada kabar.

Karena tidak tahan hidup di tengah ketidakjelasan, Markonah akhirnya menggugat cerai Markucel.

Selain karena faktor ekonomi sebagai alasannya, Markonah yakin kalau kebiasaan buruk Markucel tetap berlanjut.

Setelah mengikuti persidangan yang alot, PA (Pengadilan Agama) Kota Malang mengesahkan perceraian mereka dengan nomor register 2296 /Pdt.G/2017/PA.Mlg pada 19 Desember 2017 lalu.

Bahtera rumah tangga yang awalnya dipupuk dengan cinta itu kini akhirnya kandas. (jaf/c2/riq)


Markucel terlalu asyik dengan dunianya sendiri, suka mabuk dan biasa pergi ke panti pijat.


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News