JPNN.com

Sudah 48 Meninggal, Program Vaksin Tetap Dilanjutkan

Minggu, 25 Oktober 2020 – 05:11 WIB
Sudah 48 Meninggal, Program Vaksin Tetap Dilanjutkan - JPNN.com
Suntik Vaksin. ILUSTRASI. FOTO: Laman Health

jpnn.com, SEOUL - Badan Pengendalian dan Pencegahan Penyakit Korea Selatan (KDCA) menyatakan pada Sabtu bahwa sejumlah 48 orang meninggal dunia setelah mendapat vaksin flu, namun program vaksinasi dari pemerintah ini akan dilanjutkan.

Merujuk pada sebuah kajian, KDCA menyebut tidak menemukan kaitan langsung antara suntikan vaksin flu dengan 26 kasus kematian yang telah diselidiki, sehingga program terus dijalankan untuk mencegah terjadinya epidemi flu berbarengan dengan pandemi COVID-19 pada musim dingin.

"Setelah mengkaji kasus-kasus kematian sejauh ini, sekarang bukan saatnya untuk menangguhkan program vaksinasi flu karena vaksinasi menjadi sangat krusial di tahun ini, mempertimbangkan [...] wabah COVID-19," ujar Direktur KDCA Jeong Eun-kyung.

Hasil otopsi awal 20 korban meninggal yang disediakan oleh kepolisian dan Layanan Forensik Nasional menunjukkan bahwa 13 orang di antaranya meninggal dunia karena penyakit jantung, penyakit pembuluh darah otak, dan penyakit lainnya yang bukan akibat vaksinasi.

Jumlah korban hari ini sebanyak 48 orang, setelah bertambah 12 orang dari hari sebelumnya.

Meningkatnya kasus kematian membuat sejumlah dokter dan politisi menyerukan penghentian kampanye pemerintah untuk melakukan vaksinasi sekitar 30 juta warga--lebih dari setengah dari total populasi sebanyak 54 juta orang.

Sementara mendorong masyarakat untuk mendapat vaksin flu, Jeong menyarankan langkah pencegahan yang dapat dilakukan sebelum disuntik vaksin, seperti minum air yang cukup dan memberi tahu pekerja medis mengenai kondisi medis yang dialami.

Jeong juga meminta masyarakat agar menunggu selama 15 hingga 30 menit setelah penyuntikan sebelum mereka meninggalkan klinik tempat vaksinasi.

Sumber Antara

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...
adil