Suku Bunga Bertahan sampai Akhir Tahun

’’Kan kami sudah turunkan. Bunga sudah kami kasih spesial, sudah turun terus, terutama untuk KPR (kredit pemilikan rumah, Red),’’ tuturnya.
Direktur Utama PT Bank Tabungan Negara Tbk (BTN) Maryono menyatakan, BTN tetap mengantisipasi kemungkinan naiknya suku bunga acuan Bank Sentral AS (The Fed).
Namun, menurut dia, BI bakal sulit menurunkan suku bunga BI-7DRRR.
Di sisi lain, bank dituntut untuk mempertahankan perolehan net interest margin (NIM).
Karena itu, bank tetap harus menjaga bunga kredit agar tetap untung.
’’Bunga murah paling banyak kami andalkan dari program kredit yang memang murah seperti KPR subsidi dan KPR mikro. Bunga KPR nonsubsidi juga sudah sempat turun. Kami lihat bagaimana faktor inflasi dan permintaan kredit, serta bagaimana kompetitor menetapkan tren bunganya,’’ ujarnya. (ken/rin/c14/sof)
Bank Indonesia (BI) masih mempertahankan BI 7-day reverse repo rate (BI-7DRRR) di posisi 4,75 persen sejak Oktober 2016.
Redaktur & Reporter : Ragil
- Jurus Bea Cukai Parepare Dorong Laju Ekspor dan Pertumbuhan Ekonomi di Daerah
- Pemerintah Optimistis Penguatan Ekonomi Syariah Mendongkrak Target Pertumbuhan 8% di 2029
- Perputaran Uang Judol Capai Rp1.200 Triliun, DPR: Ganggu Pertumbuhan Ekonomi
- Kinerja 2024 Moncer, Jasindo Perkuat Peran Pertumbuhan Ekonomi Nasional & Literasi Asuransi
- KPK Ungkap Modus Korupsi Dana CSR BI Seusai Periksa Satori
- Genjot Pertumbuhan Ekonomi, Kanwil Bea Cukai Jakarta Beri Fasilitas TBB ke Perusahaan Ini