Tak Semua Senang AS-Iran Mesra

Israel-Washington Bisa Jadi Tegang

Tak Semua Senang AS-Iran Mesra
Tak Semua Senang AS-Iran Mesra
Kemesraan antara Rowhani dan Obama juga membuat sekutu dekat Paman Sam, Israel, tak senang. Pertemuan Obama dengan Perdana Menteri Benjamin Netanyahu di Gedung Putih hari ini (30/9) bisa menjadi tolok ukur. Tapi, Obama dan Netanyahu bisa jadi menghindari ketegangan di depan publik demi menunjukkan bahwa keduanya baik-baik saja. Namun, di belakang pintu, perbedaan mereka terkait dengan isu Iran akan sangat sulit dijembatani.

   

Israel yang tidak bahagia dengan pencapaian terbaru dalam hubungan diplomatik AS-Iran diprediksi menekan Obama untuk mengambil langkah-langkah spesifik dan memberikan batas waktu kepada Iran agar segera duduk dalam meja perundingan. Netanyahu tidak ingin Teheran menggunakan isu perundingan tersebut untuk mengulur waktu di tengah upaya mereka mengembangkan senjata nuklir.

   

"Saya akan berbicara jujur. Fakta harus diungkap di depan senyum manis dan basa-basi," ujar Netanyahu di Bandara Tel Aviv sebelum bertolak ke Washington Sabtu malam (28/9).

   

Di sisi lain, Obama akan menekan Netanyahu agar bersabar karena perlu waktu untuk menguji konsistensi Rowhani. Suami Michelle Obama itu juga akan memastikan bahwa sanksi terhadap Iran tak akan dikendurkan terlalu dini. Namun, dia juga diperkirakan akan menolak tekanan Netanyahu yang meminta batas waktu di mana kesepakatan dengan Iran segera menghasilkan sesuatu. (Reuters/AP/cak/c17/dos)

WASHINGTON - Membaiknya hubungan pemerintah Iran dan Amerika Serikat pasca pertemuan tingkat tinggi di sela Sidang Umum PBB di New York tak membuat


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News