Teror Bom Cuma Telepon Iseng

Teror Bom Cuma Telepon Iseng
Teror Bom Cuma Telepon Iseng
JAKARTA -- Ancaman bom di Wisma Bakrie 2 dipastikan hanya ancaman kosong belaka. Kesimpulan ini, menurut Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar Polisi Firman Santyabudi, Selasa (21/7), muncul setelah tim gegana Brimobda Polda Metro Jaya melakukan penyisiran gedung berlantai 20 itu lebih dari 3 jam sejak pukul 14.15 WIB. "Alhamdullah, tidak terjadi apa apa, tidak ditemukan apa apa. Itu hanya pekerjaan (meneror) dari pria iseng," ucap Firman selepas memimpin penyisiran.

Untuk itu, Firman meminta masyarakat untuk melakukan sesuatu yang berguna daripada meneror orang lain. Meski mengimbau, dia memastikan akan terus menelusuri identitas peneror. Dijelaskannya,  peneror menyebut bom diletakkan di lantai 15. Lantai tersebut selama ini dipakai PT Bakrie Sumatera Plantation Tbk.

Saat menyisir gedung, pihak berwajib menurunkan 2 tim gegana. Selain Wisma Barie 2, kepolisian juga memeriksa Wisma Bakrie 1 yang letaknya bersebelahan. Untuk mengantisipasi hal yang tak diinginkan, sekitar pukul 1430 WIB, pihak Bakrie akhirnya memulangkan karyawan lebih awal.

Ini adalah ancaman ketiga bagi pengelola gedung yang berlokasi di seputaran Kuningan, Jl HR Rasuna Said. Ancaman pertama dialami resepsionis KPK, selanjutnya Hotel Four Seasons, dan kini Wisma Bakrie. (pra/JPNN)

JAKARTA -- Ancaman bom di Wisma Bakrie 2 dipastikan hanya ancaman kosong belaka. Kesimpulan ini, menurut Kapolres Jakarta Selatan Komisaris Besar


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News