Titi Honorer K2: Apa Menunggu Mati Semua untuk Percaya Kami Benar-benar Kelaparan?

Titi Honorer K2: Apa Menunggu Mati Semua untuk Percaya Kami Benar-benar Kelaparan?
Ketum Perkumpulan Honorer Kategori 2 Indonesia (PHK21) Titi Purwaningsih saat RDPU dengan Komisi X DPR, Selasa (28/1). Foto: Ricardo/JPNN.com

Saat ini, 51 ribu PPPK dan 397 ribu honorer K2 hanya bisa berdoa memohon kepada Allah SWT agar wabah corona ini segera berakhir.

Titi mengaku tidak bisa membayangkan kalau sampai bulan depan benar-benar tidak gajian, teman-temannya mau bagaimana untuk menopang kehidupan sehari-harinya.

Sekarang saja sudah banyak yang tidak tahan dengan sikon ini. Mereka sudah empat bulan tidak digaji dan bisa-bisa kelaparan kalau Perpres gaji tidak terbit-terbit.

Sebab, ada yang suami istri bekerja sebagai honorer dan tidak digaji lagi karena sudah lulus PPPK.

Semua itu yang bikin Titi terbebani karena dalam masa pandemi ini mereka hanya bisa di rumah, tidak digaji, dan entah mau makan ambil dari mana uangnya.

"Saya yakin pemerintah kalau peduli nasib kami, bisa membahas masalah Perpresnya secara virtual dan bisa cepat prosesnya. Semoga juga dananya belum dipakai buat Covid-19," harapnya. (esy/jpnn)

Titi Purwaningsih mendesak pemerintah segera menerbitkan Perpres tentang Gaji PPPK yang sudah lama ditunggu honorer K2.


Redaktur & Reporter : Mesya Mohamad

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News