Wagub DKI: Tanah Abang Macet Bukan Gara-Gara PKL

Wagub DKI: Tanah Abang Macet Bukan Gara-Gara PKL
Sandiaga Uno. foto: amjad/jpnn

jpnn.com, JAKARTA - Wakil Gubernur DKI Jakarta Sandiaga Uno mengatakan kemacetan di Tanah Abang diakibatkan oleh banyaknya angkot yang berhenti tidak pada tempatnya dan pembangunan proyek. Sandi membantah penyebab kemacetan gara-gara pedagang kaki lima (PKL).

"Berdasarkan data Smart City, ternyata lalu lintas tersebut akibat pembangunan jalan. Kami selama ini bilang apa sih kata-kata kunci yang sering dikeluhkan berdasarkan laporan, ternyata angkot ngetem," kata Sandi di Balai Kota, Jakarta Pusat, Kamis (2/11).

Sandi mengaku pihaknya sudah memiliki formula untuk mengurai dua masalah kemacetan tersebut. Namun dia memilih untuk membocorkan solusi penataan Tanah Abang pada Jumat (2/11).

Sandi mengatakan, dia sudah membahas permasalahan tersebut bersama seluruh pihak terkait, termasuk Wali Kota Jakarta Pusat Mangara Pardede.

"Saya akan laporkan ke Pak Gubernur, Jumat. Dan seandainya disetujui kami akan umumkan besok penataan yang merupakan breakthrough inovasi dan juga kami libatkan seluruh stakeholder," kata Sandi.

Dia melanjutkan, penataan kawasan Tanah Abang tidak akan menggunakan pendekatan represif. Sandi memastikan tidak ada lagi Satpol PP yang mengusir PKL atau Dishub yang mengempesi ban. Pasalnya, menurutnya, hal tersebut tidak efektif untuk menghadirkan penataan yang berkelanjutan.

Kendati demikian, Sandi menyampaikan, solusi yang sudah disusun ini berjangka pendek. "Ini bukan solusi permanen, ini solusi temporer, karena ke depan pengembangan Tanah Abang itu harus berorientasi pembangunan berbasis transit," katanya.

Hanya saja, Sandi mengaku, pihaknya juga menyiapkan solusi jangka panjang untuk Tanah Abang. Dia meminta semua pihak untuk bersabar dalam penataan Tanah Abang tersebut.

Wagub DKI mengaku sudah memiliki formula untuk mengurai masalah kemacetan tersebut.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News