Walah... Walah... Kalbar Masih Fakir Sinyal

Walah... Walah... Kalbar Masih Fakir Sinyal
Ilustrasi. Foto: AFP

Namun, pihaknya berharap operator juga mau membantu mengatasi area blank spot di pedalaman-pedalaman Kalbar.

“Profit tak masalah, ya cuma kami meminta untuk operator tolong dibuat juga untuk kepentingan masyarakat, tak semata-mata hanya untuk bisnis," kata Anthony.

Dia menambahkan, tidak ada lagi area kosong penduduk di Kalbar.

Artinya, setiap wilayah memang membutuhkan akses komunikasi yang jelas.

"Penyebaran penduduk sudah mulai merata, dan saat ini kita semua adalah pengguna media sosial yang menduduki tingkat keenam di dunia. Jadi kalau bicara profit, masyarakat sekarang adalah masyarakat yang tak bisa pisah dengan komunikasi," papar Anthony.

Pengamat sosial Pontianak Syarifah Ema Rahmania sepakat dengan Anthony.

Dia mengatakan, pengaruh blank spot memang sangat luar biasa.

"Seharusnya masyarakat bisa dapat informasi penting, tapi akan sangat terhambat karena daerahnya termasuk area blank spot," tuturnya. (Rizka Nanda, Iman Santosa)


Jumlah area tak bersinyal alias blank spot di Kalimantan Barat ternyata masih sangat banyak.


Redaktur & Reporter : Ragil

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News