Bebas Virus Corona, Mahasiswa Tiongkok Tetap Kesulitan Kembali Kuliah di Luar Negeri

Bebas Virus Corona, Mahasiswa Tiongkok Tetap Kesulitan Kembali Kuliah di Luar Negeri
Mahasiswa internasional asal China khawatir bahwa visa mereka bisa dibatalkan oleh Australia bila mereka tidak hadir kuliah di tahun ajaran baru yang akan dimulai bulan Maret 2020. (Reuters: Jason Reed)

Ritsu sudah tidak pernah keluar dari apartemennya di Xiaogan, yang terletak sekitar 50 km dari pusat kota Wuhan, selama hampir dua minggu.

"Ketika saya mendengar larangan perjalanan yang dikeluarkan Amerika Serikat, saya mulai khawatir," kata Ritsu, dan menduga bahwa Australia akan mengikuti jejak Australia.

Dugaannya ternyata benar.

Bebas Virus Corona, Mahasiswa Tiongkok Tetap Kesulitan Kembali Kuliah di Luar Negeri Photo: Pemerintah Australia sudah memberlakukan larangan perjalanan bagi warga Tiongkok untuk masuk ke sana, termasuk mahasisiwa internasional. (AP: Kin Cheung)

 

Stress yang disebabkan karena larangan perjalanan ini tidak saja dirasakan oleh mahasiswa internasional asal Tiongkok.

Keluarga mereka juga khawatir dengan kemungkinan para mahasiswa tertinggal dari sisi akademis.

"Kakek nenek saya pada awalnya khawatir mengenai penyebaran virus tersebut, namun mereka sekarang juga khawatir apakah saya bisa melanjutkan pendidikan saya," kata Ritsu yang mengatakan dia sudah mendaftar mata kuliah dan membayar uang kuliah untuk tahun 2020.

"Saya cemas setiap hari dan berulang kali mengecek email saya untuk mendapat keterangan terbaru dari universitas saya, namun mereka hanya memberikan keterangan umum," kata Ritsu.

Ketiba Karen tiba di Bandara Internasional Qingdao hari Sabtu sore untuk terbang ke Australia, suasana di sana tidak karuan

Sumber ABC Indonesia

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News