Berpita Hitam di Tangan, Ribuan Anak Muda Kalbar Ingin Ganjar Selamatkan Demokrasi

Berpita Hitam di Tangan, Ribuan Anak Muda Kalbar Ingin Ganjar Selamatkan Demokrasi
Capres bernomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo menghadiri dialog bersama mahasiswa dan kalangan generasi Z di Pontianak, Kalimantan Barat, Rabu (31/1/2024). Foto: Antara/Jessica Wuysang

jpnn.com, PONTIANAK - Capres bernomor urut 3 di Pilpres 2024 Ganjar Pranowo kembali mengunjungi Pontianak, Kalimantan Barat (Kalbar), pada Rabu (31/1/2024).

Kali ini, capres yang berpasangan dengan Mahfud Md  di Pilpres 2024 itu mengunjungi Pontianak untuk melanjutkan safari politiknya pada masa kampanye.

Salah satu agenda Ganjar di Kalbar ialah menghadiri pertemuan dengan ribuan anak muda di Pontianak Convention Center.

Gubernur Jawa Tengah periode 2013-2018 dan 2018-2023 itu menjadi pembicara pada acara bertitel Sehari Bersama Ganjar (Sejajar) yang dihadiri kalangan mahasiswa dan generasi Z.

Para peserta dialog itu kompak mengenakan pita hitam di tangan. Pita hitam itu sebagai ungkapan kegelisahan atas nasib demokrasi di Indonesia akhir-akhir ini.

"Kenapa kami pakai pita hitam ini saat bertemu Bapak? Karena kami ingin menyampaikan kekhawatiran kami pada demokrasi di Indonesia,” ujar Vina (25), salah satu anak muda Kalbar yang menghadiri Sejajar.

Vina pun punya harapan kepada Ganjar sebagai capres. “Kami titip masa depan demokrasi kita. Mari selamatkan demokrasi kita," ucapnya.

Lebih lanjut Vina menyatakan ada pihak yang sengaja membunuh demokrasi di Indonesia. Menurut dia, Indonesia membutuhkan pemimpin yang memperhatikan suara rakyat.

Ganjar Pranowo berdialog dengan rubuan anak muda Kalbar yang mengenakan pita hitam di tangan sebagai ungkapan kegelisahan.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News