JPNN.com

Copet Spesialis Mal Diringkus

Rabu, 29 Juni 2011 – 09:26 WIB Copet Spesialis Mal Diringkus - JPNN.com
BOGOR - Hartadi (26), pencopet yang biasa beraksi di sekitar Plaza Dewi Sartika, Jalan Nyi Raja Pemas, Kecamatan Bogor Tengah, nyaris tewas dihakimi warga dan pengunjung. Dia tertangkap basah saat mencopet Karyati (36), salah seorang pengunjung, kemarin petang.

Beruntung aksi puluhan massa tersebut bisa dibendung oleh petugas keamanan setempat sehingga nyawa pria tersebut bisa diselamatkan. Kanit Reskrim Polsek Bogor Tengah AKP Achmad Choirudin, mengungkapkan, tertangkapnya aksi pencopetan yang dilakukan pria spesialis pusat perbelanjaan ini diketahui pertama kali anak korban, Putra Aditia (10). Adit memang sedang menemani ibunya berbelanja saat itu.

Dari tangan Hartadi, polisi mengamankan sebuah dompet warna merah berisi HP dan uang sebesar Rp250 ribu milik korban. Dalam laporannya, Karyati menyebutkan aksi pencopetan tersebut terjadi sekitar pukul 15:00.

Menurut warga Kampung Jati RT 01/07 Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor itu, dia diberitahu putranya bahwa dompet yang dismpan di dalam tas diambil seseorang. “Rupanya anak saya (Adit, red) lihat pas orang itu ambil dompet saya dari dalam tas. Saya langsung teriakin saja orangnya,” jelas Karyati kepada polisi.

Saat itu juga, pengunjung dan pedagang Plaza Dewi Sartika yang mendengar teriakan korban langsung berdatangan dan mengejar Hartadi. Dalam sekejap Hartadi terkepung warga.

Warga yang kesal dengan aksi pencopetan yang kerap terjadi di dalam pusat perbelanjaan tersebut, “menghadiahi” tersangka dengan kepalan tangan dan tendangan ke arah wajah dan tubuhnya.

Beruntung, petugas keamanan dan anggota Polsek Bogor Tengah yang tengah berjaga di sekitar lokasi datang dan mengamankan Hartadi dari amukan warga. Selanjutnya, untuk kepentingan penyidikan, pelaku yang sudah babak belur digelandang ke Mapolsek Bogor Tengah.

AKP Choerudin mengatakan, Hartadi diduga merupakan anggota sindikat spesialis pencopet yang kerap beraksi di dalam pusat perbelanjaan. Dalam aksinya, Hartadi beserta komplotannya selalu mengincar perempuan terutama ibu-ibu yang tengah berbelanja.

“Setelah menentukan sasarannya, kemudian ia mendekati dan berpura-pura ikut memilih pakaian. Setelah lengah, kemudian pelaku mengambil dompet atau barang lain milik korban yang berada di dalam tas,” bebernya. “Tersangka terancam hukuman penjara di atas lima tahun, karena melanggar Pasal 363 KUHP tentang Pencurian,” lanjut Choerudin. (sdk)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...