Cristiano Ronaldo dan Ricardo Carvalho Siap Tumpahkan Kekecewaan

Cristiano Ronaldo dan Ricardo Carvalho Siap Tumpahkan Kekecewaan
Ronaldo menangis saat Portugal kalah di final Euro 2004. FOTO: sportindeks.com

jpnn.com - LYON - Untuk kali kedua sepanjang sejarah, Portugal mampu lolos ke final Euro. Seleccao das Quinas pertama kali melakukannya pada 2004 dan 12 tahun kemudian mereka mengulanginya kali ini.

Kembali melangkah ke final membuat dua penggawa Portugal, Cristiano Ronaldo dan Ricardo Carvalho ingin menumpahkan kekecewaan setelah kekalahan di final Euro 2004.

Ronaldo dan Carvalho merupakan pemain yang tersisa dari skuat Portugal di Euro 2004 dan saat ini masih menjadi andalan pelatih Fernando Santos. Kekalahan dari Yunani tentu masih membekas. Keduanya pun tak ingin mengalami nasib serupa. Siapapun lawan nanti di final, baik Ronaldo dan carvalho berharap bisa menghapus kekecewaan 12 tahun lalu.

Cristiano Ronaldo dan Ricardo Carvalho Siap Tumpahkan Kekecewaan

"Sebuah pencapaian luar biasa kembali kami raih dan saya jelas sangat antusias. Ini untuk kali kedua saya berada di skuat yang mampu melangkah ke final Euro," sebut Carvalho seperti dilansir situs resmi Asosiasi Sepak Bola Portugal.

Imbuhnya, "Tentu saja saya tak ingin kembali gagal. Saya ingin mendapatkan gelar internasional bersama Portugal sebelum pensiun".

Setali tiga uang, Ronaldo sangat berambisi kali ini bisa mengangkat trofi internasional bersama Portugal. Dia merasa sudah cukup meraih banyak gelar di level klub dan trofi Euro akan melengkapi pencapaiannya selama ini. (epr/JPNN)

 


LYON - Untuk kali kedua sepanjang sejarah, Portugal mampu lolos ke final Euro. Seleccao das Quinas pertama kali melakukannya pada 2004 dan 12 tahun


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News