Selasa, 23 Juli 2019 – 12:09 WIB

Emas-Perak Rp 4,3 Triliun Ditemukan di Laut Florida

Rabu, 06 Juli 2011 – 18:25 WIB
Emas-Perak Rp 4,3 Triliun Ditemukan di Laut Florida - JPNN.COM

KEY WEST - Para penyelam di Florida Keys, AS, juga menemukan harta karun. Saat menyelam pada Senin lalu (4/7) mereka menemukan cincin zamrud dan dua sendok perak. Harta karun tersebut diyakini berasal dari bangkai Nuestra Senora de Atocha, kapal layar Spanyol.

Itu merupakan sebagian harta karun terbesar yang pernah ditemukan dari dasar laut. Para karyawan Mel Fisher"s Treasure, perusahaan pencari harta karun yang telah bekerja di lokasi tersebut sejak 1969, yakin penemuan terbaru itu merupakan sinyal bahwa mereka saat ini mulai dekat dengan penemuan bagian kapal layar yang  selama ini hilang.

"Itu merupakan bagian utama dan dek tempat penyimpanan aneka barang pribadi," ungkap Sean Fisher, juru bicara perusahaan keluarga dan cucu sang pendiri, Mel Fisher.

Atocha dalam perjalanan kembali ke Spanyol dengan membawa muatan penuh berupa emas dan perak dari Dunia Baru. Tetapi, kapal itu tenggelam dan pecah akibat dihantam badai di lokasi yang tidak jauh dari Key West, Florida, pada September 1622.

Setelah 16 tahun melakukan pencarian, Mel Fisher dan para awaknya menemukan "lapisan utama" dari bangkai kapal tersebut pada September 1985. Lantas, mereka berhasil mengangkat lebih dari 40 ton emas dan perak, termasuk lebih dari 100.000 koin perak Spanyol yang dikenal sebagai "Pieces of Eight" (koin perak Spanyol berdiameter 38 mm). Selain itu, mereka juga menemukan zamrut dan artefak lain asal Kolombia. Nilai harta karun tersebut ditaksir hampir USD 500 juta (sekitar Rp 4,3 triliun).

Sejak saat itu, kata Sean Fisher, para krunya telah  menemukan berbagai harta karun lain dalam radius 16 km dari lokasi awal. "Itu menunjukkan bahwa kami telah bergerak pada jalur yang benar. Lokasi di sekitar pencarian kami benar-benar belum terjamah," tuturnya.

Fisher juga berada di kapal pencari harta karun JB Magruder pada 23 Juni lalu ketika seorang penyelam  bernama Tim Meade menemukan zamrut persegi yang terbingkai dalam sebuah cincin emas. Nilainya ditaksir USD 500 ribu (sekitar Rp 4,3 miliar).

Para penyelam juga menemukan dua sendok perak dan artefak lain. Selanjutnya, benda-benda tersebut diteliti di laboratorium Fisher di Key West sebelum dieskpose. Tak seperti cincin emas, benda-benda lain telah berkerak. Jadi, nilainya belum bisa ditaksir.

Fisher memiliki salinan manifest Atocha. Dia pun memerkirakan terdapat sedikitnya 100 ribu koin, 400 batang perak, dan perhiasan pribadi di lokasi bangkai kapal itu. "Kami sudah menemukan lebih banyak emas dibandingkan yang tertera pada manifest," kata Fisher. "Kami berharap akan ada banyak benda lain di sekitar bangkai kapal yang tidak tercantum dalam manifest," tambahnya. (hep/dwi/ito/jpnn)
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar