Gelar Ritual Syukur Kemenangan Timnas, SUGBK Pun Hening

Gelar Ritual Syukur Kemenangan Timnas, SUGBK Pun Hening
Terlihat pemain timnas Indonesia berdoa bersama dan menyukuri kemenangan dari UEA di Piala AFC U-19. Foto: Amjad/JPNN

jpnn.com, JAKARTA - Timnas U-19 Indonesia langsung melompat girang setelah wasit awal Korea Selatan Kim Heegon meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Skuat Indonesia pun dipastikan lolos dari grup A Piala AFC U-19 sebagai runner up setelah menundukkan UEA 1-0 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, Jakarta, Rabu (24/10) malam.

Perayaan kemenangan ini lebih lama dari saat Indonesia menang di laga perdana atas Taiwan.

Ada yang melemparkan kaus ke udara, ada juga pemain yang menendang bola tinggi-tinggi, ada yang bersujud syukur, ada juga yang langsung saling berpelukan di bangku pemain cadangan merayakannya dengan pemain lain.

Setelah itu, Timnas kemudian berkumpul di tengah lapangan dan melakukan ritual berdoa bersama. Tampak sangat lama, pemain terlihat berangkulan.

Seketika, stadion juga sempat hening dan nyanyian berhenti seolah ingin mengikuti fokus para penggawa Garuda Nusantara melakukan doa bersama.

"Tadi kami berdoa memang, mensyukuri dan saling mengingatkan untuk bersyukur dengan keberhasilan lolos ini," kata Indra Mustafa, usai laga.

Lebih dari tiga menit, kegiatan ini berlangsung. Setelah itu, para pemain kemudian diarahkan oleh pelatih Indra Sjafri untuk melakukan penghormatan terhadap para penonton yang hadir.

Timnas U-19 Indonesia langsung melompat girang setelah wasit awal Korea Selatan Kim Heegon meniup peluit panjang tanda berakhirnya laga.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News