Golkar Tak Campuri Pengisian Ketua DPRD Riau

Golkar Tak Campuri Pengisian Ketua DPRD Riau
Golkar Tak Campuri Pengisian Ketua DPRD Riau

JAKARTA - Pengisian kursi Ketua DPRD Provinsi Riau tidak perlu dipolemikkan. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (Sekjen DPP PG) Soemarsono mengatakan, pengisian jabatan Ketua DPRD karena pejabat yang lama mengundurkan diri, sudah ada ketentuannya. DPP PG di Jakarta tidak ikut campur dalam penentuan nama pengganti H Chaidir MM yang mengundurkan diri karena ikut maju di pilkada Riau mendatang. Pengganti Chaidir diserahkan sepenuhnya ke pengurus Partai Golkar Riau.

                Soemarsono menjelaskan, sesuai mekanisme, ada dua hal yang harus dipertimbangkan untuk menentukan pengganti Chaidir. Pertama, apabila saat pemilu legislatif 2004 lalu perolehan suara Chaidir melebihi bilangan pembagi pemilih (BPP), maka penggantinya adalah anggota Fraksi Golkar di DPRD Riau yang perolehan suaranya persis di bawah perolehan suara Chaidir. "Namun, apabila perolehan suara Chaidir tidak mencapai separoh dari bilangan pembagi pemilih, maka penggantinya yang duduk sebagai Ketua DPRD Riau adalah yang nomor urutnya di daftar caleg dulu berada di bawah Chaidir," terang Soemarsono di Jakarta, Senin (4/8).

                Purnawirawan jenderal bintang tiga itu mengatakan, pengurus PG Riau lah yang lebih tahu, apakah perolehan suara Chaidir di pemilu 2004 melebihi BPP atau tidak. Rapat paripurna DPRD Riau pada 31 Juli 2008 menyetujui pengunduran diri Chaidir. Wakil Sekretaris DPD I PG Riau H Abubakar Sidik pernah mengatakan, Fraksi Golkar DPRD Riau sudah menyiapkan dua nama pengganti Chaidir. (sam)

JAKARTA - Pengisian kursi Ketua DPRD Provinsi Riau tidak perlu dipolemikkan. Sekretaris Jenderal Dewan Pimpinan Pusat Partai Golkar (Sekjen


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News