KPK Ajak Pers Lokal Aktif Cegah Korupsi

KPK Ajak Pers Lokal Aktif Cegah Korupsi
KPK Ajak Pers Lokal Aktif Cegah Korupsi
JAKARTA - Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua meminta pers di daerah ikut terlibat dalam pencegahan kasus korupsi. Menurutnya, pers lokal dapat bersaing dengan pers nasional dalam memberitakan isu-isu nasional sehingga pejabat di daerah bisa terawasi.

"Mestinya, karakteriskik (pers) daerah mempublikasikan pejabat daerah karena masyarakat berkepentingan untuk mendorong dari segi pencegahan," kata Abdullah pada diskusi publik yang digelar Perhimpunan Jurnalis Indonesia (PJI) di Warung Daun, Jakarta, Minggu (24/1).

Pencegahan yang dimaksud Abdullah adalah berita-berita soal harta kekayaan yang dilaporkan oleh pejabat daerah termasuk anggota DPRD. Kata Abdullah, banyak pejabat di daerah yang tidak jujur melaporkan harta kekayaannya.

Pers yang berfungsi sebagai lembaga pendidikan, menurut Abdullah, juga harus memberitakan bagaimana dampak dari bahaya korupsi. Salah satu contohnya kata dia, dengan pemberitaan bagaimana  mahalnya biaya kesehatan dengan harus deposito dulu baru dirawat dan biaya pendidikan.

JAKARTA - Penasehat Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), Abdullah Hehamahua meminta pers di daerah ikut terlibat dalam pencegahan kasus korupsi. Menurutnya,

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News