LaNyalla Khawatir Ulah Suporter Membuat Polisi tak Mengizinkan Liga 1 dan Liga 2
Senator asal Jawa Timur itu meminta para suporter agar lebih dewasa menyikapi hasil sebuah pertandingan dan patuh terhadap regulasi.
Dia pun berharap kegiatan yang dapat menimbulkan kerumunan tidak terulang kembali.
“Tak perlu berlebihan menyikapi hasil pertandingan, apalagi tanpa menerapkan protokol kesehatan. Kerugian yang ditimbulkan tidak sepadan dengan keselamatan diri dan orang lain,” pesan LaNyalla.
Ketua Dewan Kehormatan Kadin Jawa Timur itu mengatakan, keberhasilan turnamen Piala Menpora 2021 menjadi pembuka pintu untuk digelarnya pertandingan resmi Liga 1 dan Liga 2.
Menurutnya, pelaksanaan Piala Menpora 2021 dari sisi pertandingan dan penerapan protokol kesehatan sudah bagus.
Meskipun ada beberapa kontroversi, tetapi masih wajar dan dapat ditoleransi.
“Yang jadi catatan soal aksi para suporter. Semoga aparat keamanan tak terpengaruh dan tetap memberikan izin (Liga 1 dan 2),” ungkapnya.
Alumnus Universitas Brawijaya Malang itu mengatakan peristiwa yang terjadi ini menjadi pelajaran bagi semua suporter.
LaNyalla sangat menyesalkan aksi suporter usai final Piala Menpora 2021. Dia menilai sikap para suporter itu dapat berimbas pada rencana bergulirnya kembali kompetisi sepak bola Liga 1 dan Liga 2.
- Senator Filep Wamafma Desak Pembentukan Satgas Pencegahan Pungli di Kantor Imigrasi
- Viral Perlakuan Tak Terpuji Oknum Fans Garuda, Beckham Putra Balas Lewat Pesan Berkelas
- FIFA Perketat Aturan Piala Dunia 2026, Suporter Dilarang Bawa Botol Minum ke Stadion
- 221 PNS DPD RI Dilantik, Sekjen: Hentikan Budaya Kerja Silo
- Ketua DPD RI Sultan Minta Satgas Pangan Polri Tidak Tegas Pabrik Sawit yang Membeli TBS di Bawah Harga Acuan
- Soroti Eksploitasi Hutan di Tanah Papua, Yorrys Raweyai Dorong Pembentukan Pansus
JPNN.com




