Menangis di Pelukan SBY

Menangis di Pelukan SBY
Setelah terbang satu jam lebih menggunakan helikopter Super Pumamiliki TNI-AU dari Bandara Internasional Minangkabau, Padang, SumateraBarat, Presiden SBY dan Ibu Ani serta sejumlah menteri tiba di Kecamatan Pagai Selatan, Kepulauan Mentawai, Kamis (28/10) pukul 13.15WIB. Jadwal ini agak mundur karena Presiden melakukan koordinasi dahulu sebelum take-off. (Foto: Abror Rizki / Rumgapres)
PADANG -- Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga datang ke dusun paling parah, kemarin (28/10). Saat berkunjung, SBY mendesak pemerintah Propinsi dan Kabupaten Mentawai, segera membangun perumahan warga, yang masih tinggal dipengungsian.

SBY yang mengaku baru pulang dari negara Vietnam itu pulang karena bencana yang terjadi di Mentawai. Diakui SBY saat ini Indonesia memang diterpa bencana, eperti meletusnya gunung merapi, dan tanah longsor beberapa waktu lalu.

Dalam kunjungannya itu SBY juga memerintahkan untuk segera mengirimkan obat-obatan segera, ke daerah-daerah yang terkena Tsunami. Selain itu SBY juga memerintahkan memberikan merawat yang maksimal korban Tsunami. "Saya perintahkan untuk melakukan kegiatan siang dan malam, karena saat ini masyarakat sangat membutuhkan bantuan. Jangan sampai, masyarakat menjadi terabikan karena alasan-alasan," ujar SBY dihadapan warga Dusun Purourougat kemarin (28/10).

SBY juga meminta jajaran Propinsi dan Mentawai untuk terus belajar. Kawasan Sumbar memang rawan akan bencana Tsunami. "Hal itu diakibatkan lempeng tektonik yang terus bergerak," jelas SBY.

 

PADANG -- Presiden Indonesia Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) juga datang ke dusun paling parah, kemarin (28/10). Saat berkunjung, SBY mendesak pemerintah

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News