Miris, Pelajar 14 Tahun Otaki Penjambretan

Miris, Pelajar 14 Tahun Otaki Penjambretan
ILUSTRASI. FOTO: Lombok Post/JPNN.com

jpnn.com - MALANG – Keresahan warga Kota Malang atas aksi penjambretan yang belakangan mengintai para perempuan, bisa sedikit mereda. Ini setelah polisi dari Polres Malang Kota kemarin merilis empat pelaku penjambretan yang berhasil mereka gulung.  

Mirisnya, satu dari empat pelaku tersebut masih berstatus pelajar. Umurnya juga masih belia, yakni 14 tahun. Dia adalah AN, warga Jalan Ki Ageng Gribik, Kedungkandang, Kota Malang. AN tercatat sebagai siswa di salah satu SMP swasta di Kota Malang.

Saat ditangkap, AN beraksi dengan Yudha Setiawan (19), warga Jalan Lesanpuro, Kecamatan Kedungkandang. Dalam aksinya, keduanya menggunakan sepeda motor Suzuki Nex bernomor polisi N 5684 BX.

Waktu itu, AN menyetir sepeda motornya, sedangkan Yudha duduk di belakang.

Dari hasil pengumpulan data tim penyidik Polres Malang Kota, ternyata meski lebih muda,     AN justru jadi otak penjambretan. Dialah yang mengajak Yudha untuk beraksi. Setelah     sukses, biasanya hasil penjambretan kemudian akan dibagi rata oleh keduanya.

Saat beraksi di Jalan Danau Kerinci, Kecamatan Kedungkandang pada Minggu (13/12) sore, mereka memepet sepeda motor yang dikendarai Sella Ayu Syahputri (16), warga Jalan Teluk Manado, Kecamatan Kedungkandang. Ketika itu, pelaku memepet korban dari sebelah kiri. Setelahnya Yudha kemudian mengambil tas milik korban yang dicangklong di depan.   

Selanjutnya AN memacu laju kendaraanya dengan sangat cepat. Karena kaget saat dijambret, Sella teriak minta tolong. Setelahnya warga sekitar melakukan pengejaran terhadap AN dan Yudha. Dan tidak lama kemudian keduanya dapat tertangkap dan diserahkan ke Polsek Kedungkandang.

Waka Polres Malang Kota Kompol Dewa Putu Eka Rahmawan mengungkapkan, modus yang dilakukan pelaku adalah dengan memepet korban dengan incaran utama adalah perempuan yang sedang mengendarai sepeda motor seorang diri.  

MALANG – Keresahan warga Kota Malang atas aksi penjambretan yang belakangan mengintai para perempuan, bisa sedikit mereda. Ini setelah polisi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News