NATO Janjikan Investigasi

Untuk Tanggapi Klaim Rezim Kadhafi

NATO Janjikan Investigasi
NATO Janjikan Investigasi
"Ada kenaikan jumlah dan unsur kesengajaan serangan NATO dalam menarget tempat tinggal warga sipil," tuding Deputi Menteri Luar Negeri 9Menlu) Libya Khaled Kaim di lokasi serangan. "Ini adalah bentuk kebrutalan barat," tegasnya.

Sayangnya, wartawan tidak dapat memverifikasi apakah semua jenazah korban tersebut berasal dari bangunan yang sama seperti ditunjukkan. Pemerintah Libya mengklaim bahwa warga sipil yang menjadi korban serangan NATO seringkali disikapi secara skeptis oleh media internasional.

Pejabat Libya pernah memperlihatkan seorang anak yang diklaim korban serangan udara NATO. Tetapi, staf medis rumah sakit memberikan catatan kepada wartawan asing bahwa korban terluka akibat kecelakaan.

NATO pun menyatakan akan menyelidiki klaim rezim Kadhafi tersebut. Mereka siap meminta maaf jika serangan NATO terbukti mengenai target milik warga sipil."NATO akan sangat menyesal dan juga meminta maaf jika hasil pemeriksaan menunjukkan bahwa insiden itu (kerusakan bangunan milik warga sipil) diakibatkan senjata NATO," ujar Juru Bicara NATO Mike Brackmen kepada BBC. 

TRIPOLI - Serangan udara NATO tak henti menghajar sejumlah target terkait dengan rezim Muammar Kadhafi di Kota Tripoli. Tetapi, pemerintah Libya

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News