Ngaku Anggota BIN, Peras Ratusan Juta

jpnn.com, TULUNGAGUNG - Berakhir sudah petualangan Ndodit Sudarmanto dan Hendra sebagai anggota BIN gadungan.
Kejahatan keduanya terungkap setelah Satreskrim Polres Tulungagung berhasil meringkus mereka saat melakukan pemerasan di Madrasah Aliyah Negeri 2 Tulungagung, Jatim.
Saat penangkapan, polisi menyita sejumlah uang tunai, telepon seluler dan dua tanda anggota BIN palsu, serta air soft gun sebagai barang bukti.
Dengan bermodal kartu anggota beserta surat tugas sebagai anggota BIN kedua tersangka telah melakukan pemerasan di lima sekolah dalam kurun dua bulan terakhir.
Hasil yang didapat hingga mencapai Rp 125 juta.
KBO Reskrim Polres Tulungagung, Iptu Heri Purwanto, mengatakan, penangkapan kedua pria itu menyusul adanya laporan tindakan pemerasan ke sekolah.
"Modusnya akan mengaudit keuangan sekolah dengan menakut-nakuti korban telah terjadi penyimpangan. Kedua tersangka mengancam dan meminta uang kepada pihak sekolah," ujar Heri.
Selain mengaku sebagai anggota BIN, kedua pelaku juga mengaku sebagai wartawan untuk menakut-nakuti korbannya .
Berakhir sudah petualangan Ndodit Sudarmanto dan Hendra sebagai anggota BIN gadungan.
- Nasabah WanaArtha Life Meminta Keadilan dan Berharap Uang Investasi Kembali
- Masyarakat Diminta Waspada Penipuan Pinjol Berkedok PNM Mekaar
- 3 Tersangka Kasus Pemerasan-Perundungan Dokter Aulia Risma Akan Disidang
- 3 Anggota Ormas Sok Jagoan Jadi Tersangka Kasus Pemerasan
- Modus Arisan dan Investasi, IRT di Purwakarta Tipu 580 Orang hingga Rp1 Miliar
- Mbak Eno Si Dukun Palsu Kantongi Uang Miliaran, Modusnya Tak Biasa