Pak Cecep: Rekrutmen PPPK 2021 Merugikan Honorer dan Menimbulkan Masalah Baru

Pak Cecep: Rekrutmen PPPK 2021 Merugikan Honorer dan Menimbulkan Masalah Baru
Pengurus PHK2I Cecep Kurniadi menyoroti rekrutmen pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja atau PPPK yang ternyata sangat berbeda dengan 2019. Ilustrasi. Foto: dok.JPNN.com

Selain itu, lanjut dia, sekolah asal guru A yang dikarenakan guru A-nya pindah ke sekolah B, akan mencari lagi penggantinya.

Misalnya, dengan mengangkat honorer baru untuk menutupi kekurangan. Hal ini berakibat akan ada honorer baru.

"Itu bisa saja terjadi massal," tegasnya.

Cecep menambahkan kalau alasannya yang diutamakan adalah guru di sekolah (induk) yang ada formasinya, ini bisa saja terjadi ketidakadilan.

Bisa saja guru induk tersebut masa kerjanya belum lama.

Sementara, guru honorer yang lain dan tidak ada formasi di sekolahnya sudah puluhan tahun juga ingin mendaftar PPPK 2021.

Menurut Cecep, jika formasinya minim, maka jangan dimunculkan tempat-tempat formasinya.

Biarkan saja honorer ditempatkan di sistemnya di sekolah masing-masing.

Pentolan honorer K2 Cecep Kurniadi menilai regulasi rekrutmen PPPK 2021 sangat merugikan honorer karena formasinya sedikit.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News