Pak Gubernur Cerita Kejadian Menegangkan saat Terbangkan Pesawat Pribadi

Pak Gubernur Cerita Kejadian Menegangkan saat Terbangkan Pesawat Pribadi
Irwandi Yusuf turun dari pesawat di Bandara Malikussaleh, Aceh Utara (12/7). Dia mengantongi lisensi pilot sejak tiga tahun silam. Foto: MUHAMMAD SUSAHDI/Rakyat Aceh/JPNN.com

Selain punya lisensi mengendalikan pesawat, Irwandi mampu memperbaiki tiap kerusakan. Keahlian itu dia pelajari langsung dari pabrik Shark Aero di Slovakia.

Tiap akan melakukan penerbangan, dengan teliti, dia berputar mengelilingi burung besi miliknya. Memastikan semua instrumen berfungsi dengan benar. Mulai pengukur ketinggian, kecepatan angin, navigasi, baling-baling, hingga roda.

’’Ini prosedur resmi yang wajib saya lakukan sebelum terbang,’’ kata gubernur yang didampingi Muhammad Nazar sebagai wakil gubernur itu.

Irwandi mengklaim sebagai satu-satunya orang di Asia yang memiliki pesawat buatan Slovakia tersebut. Juga, satu-satunya di Asia yang bisa menerbangkannya. ’’Karenanya, orang Aceh harus bangga,’’ ungkapnya.

Dia pun mendorong anak-anak muda Aceh belajar menerbangkan pesawat. ’’Sudah umur 53 tahun saya masih tetap belajar (menerbangkan pesawat). Tidak ada istilah malu,’’ tegasnya.

Meski pernah merasakan pengalaman yang sangat menegangkan di Gunung Seulawah tadi, Irwandi menegaskan, tak ada yang perlu ditakutkan dalam belajar terbang. Tak perlu cemas jatuh.

Sebagai pilot pesawat ultraringan, dia mengaku, paling-paling hanya burung dan layang-layang yang dia cemaskan.

’’Saya paling takut dengan makhluk dan benda tersebut. Karenanya, tidak berani terbang rendah di atas permukiman penduduk. Bisa fatal jika tertabrak,’’ ujarnya. (*/JPG/c5/ttg)


Irwandi Yusuf sudah tiga tahun mengantongi lisensi pilot. Dia telah mengunjungi berbagai sudut Aceh. Tak cuma mampu menerbangkan, dia juga paham


Redaktur & Reporter : Soetomo

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News