Pembunuhan Sadis Sekeluarga di Pondok Melati

Pengamanan Kos Daperum Nainggolan Selama ini Ketat

Pengamanan Kos Daperum Nainggolan Selama ini Ketat
Salah satu saksi mata saat dimintai keterangan di rumah korban keluarga Nainggolan yang tewas dibunuh sekeluarga. (Yurizkha Aditya/PojokBekasi.com)

jpnn.com, BEKASI - Salah satu penghuni kos yang dikelola Daperum Nainggolan, Jimmy mengaku sempat kaget atas kejadian tersebut.

Pasalnya setiap hari pukul 23:00 WIB gerbang tersebut dikunci pengelola kos.

Kata dia, tidak ada seorangpun yang bisa masuk tanpa seizin Douglas atau Daperum jika datang lebih dari jam 11 malam, karena kunci gerbang sengaja tidak diberikan kepada penghuni kos agar keamanan kos lebih terjaga.

“Yang punya kunci itu cuma Pak Douglas, Pak Daperum sama aku, karena kebetulan aku sudah empat tahun tinggal di sini dan kadang suka pulang hingga larut malam,” jelas Jimmy, Rabu (14/11).

Kalaupun penghuni kos pulang larut malam pasti harus mengabari pengelola kos, Daperum atau Doglas. Biasanya penghuni kos yang pulang larut malam akan menelpon supaya dibukakan pintu.

“Saat kejadian saya kebetulan sudah tidur dari jam 12 malam. Saya enggak denger sama sekali suara ribut-ribut atau apa sampai jam 12 itu,” akunya.(dyt/pojokbekasi)


Yang punya kunci itu cuma Pak Douglas, Pak Daperum sama aku, karena kebetulan aku sudah empat tahun tinggal di sini dan kadang suka pulang hingga larut malam.


Redaktur & Reporter : Yessy

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News