PKB: Penting Membuat Peta Jalan Kesejahteraan Petani Tembakau

PKB: Penting Membuat Peta Jalan Kesejahteraan Petani Tembakau
Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Nur Nadhifah menjadi narasumber pada acara Istighotsah Koalisi Tembakau di Pondok Pesantren Al-Amanan Bagik Nyaka Santri, Lombok Timur, Minggu (12/9/2021). Foto: Humas DPR RI

jpnn.com, LOMBOK TIMUR - Usaha tani tembakau mampu menyerap tenaga kerja cukup banyak. Di Pulau Lombok, Nusa Tenggara Barat (NTB) misalnya, usaha tani tembakau menjadi primadona masyarakat.

Serapan tenaga kerja di sector ini mencapai 671 HOK (Hari Kerja Orang) per musim tanam, dibandingkan dengan usaha tani padi hanya 130 HOK.

Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PKB Nur Nadhifah mengatakan dari banyaknya tenaga kerja yang dibutuhkan pada usaha tembakau, tidak kurang dari 50 persen di antaranya adalah buruh tani perempuan.

Di sisi lain, industri hasil tembakau (IHT) merupakan salah satu sektor strategis yang memberikan kontribusi besar terhadap perekonomian. Selain menyumbang pendapatan negara, sektor ini juga memperkuat penyerapan tenaga kerja, terutama perempuan.

Mayoritas pekerja di sektor IHT didominasi perempuan. Berdasarkan data BPS (2017), tercatat bahwa 86% dari seluruh pekerja di sektor pengolahan tembakau berasal dari kaum perempuan.

Pusat Studi Kependudukan dan Kebijakan (PSKK) Universitas Gadjah Mada (UGM) memaparkan bahwa kebanyakan pekerja di industri rokok keretek tangan adalah perempuan. Mereka menjadikan IHT sebagai sumber penghasilan utama bagi keluarga.

Nur Nadhifah mengatakan pemerintah perlu membuat peta jalan kesejahteraan petani tembaku yang selama ini menjadi mata rantai penting terhadap pendapatan negara.

“Kita membutuhkan kebijakan integratif, lintas kementerian yang melindungi sektor IHT karena menyerap banyak tenaga kerja, pendapatan negara dan sektor paling resilient terhadap Covid- 19,” kata Nur saat menjadi narasumber pada acara Istighotsah Koalisi Tembakau di Pondok Pesantren Al-Amanan Bagik Nyaka Santri, Lombok Timur, Minggu (12/9/2021).

Politikus PKB Nur Nadhifah mengatakan pemerintah perlu membuat peta jalan kesejahteraan petani tembaku yang selama ini menjadi mata rantai penting terhadap pendapatan negara.