Minggu, 18 November 2018 – 08:49 WIB

Syukurlah, Tinggal Empat Anak Lagi di Dalam Gua

Selasa, 10 Juli 2018 – 10:02 WIB
Syukurlah, Tinggal Empat Anak Lagi di Dalam Gua - JPNN.COM

jpnn.com, MAE SAI - Mendung yang menggelayuti Mae Sai sempat membuat masyarakat Thailand cemas. Terutama keluarga besar 12 remaja yang tergabung dalam tim sepak bola Moo Pa (Babi Hutan Liar) berikut asisten pelatih mereka, Ekapong Chantalong.

Kemarin, Senin (9/7) evakuasi tahap kedua seharusnya dilakukan sejak pagi. Tapi, karena cuaca yang kurang mendukung, evakuasi baru dimulai sekitar pukul 11.00 waktu setempat (sama dengan WIB). Satu jam lebih lambat dari start awal evakuasi hari pertama Minggu (8/7).

Namun, di tengah kekhawatiran seluruh warga Thailand, evakuasi tahap kedua berjalan lancar kemarin. Mereka berhasil menyelamatkan empat korban lagi.

Total, delapan korban sudah keluar dari perut Gua Tham Luang Nang Non di perbatasan Thailand-Myanmar tersebut. Kini tersisa empat remaja lagi di lokasi yang disebut Chamber 3 itu. Juga si asisten pelatih yang berusia 25 tahun.

Menurut Associated Press, operasi penyelamatan pada hari kedua dihentikan sekitar pukul 19.00 waktu setempat. Rencananya, evakuasi dilanjutkan hari ini (10/7).

Sitthichai Klangpattana, relawan yang membantu misi evakuasi, menyatakan bahwa tingkat keberhasilan operasi kemarin sama dengan hari pertama. Sama-sama mengevakuasi empat anak.

Korban selamat pertama keluar dari mulut gua sekitar pukul 16.30. Dia terlihat ditandu menuju helikopter. Sama seperti tahapan evakuasi sehari sebelumnya, kemarin pun korban selamat dibawa dengan ambulans menuju Chiang Rai Prachanukroh Hospital. Di rumah sakit itu pula empat korban selamat yang dievakuasi Minggu dirawat.

Setelah korban pertama, dua remaja lainnya pun menyusul keluar dari mulut gua. Sebelum diterbangkan dengan helikopter, mereka diperiksa paramedis yang bersiaga di sekitar gua dengan peralatan medis lengkap. Tak lama kemudian, korban keempat keluar. Dia pun langsung diusung ke lokasi aman, tempat paramedis menanti.

Sumber : Jawa Pos
SHARES
Sponsored Content
loading...
loading...
Komentar