Viki Tewas Diamuk Massa, Sang Ayah Bilang Begini

Viki Tewas Diamuk Massa, Sang Ayah Bilang Begini
Kantor Polisi. Foto: dokumen JPNN

jpnn.com, BANGKINANG - Wahyu Fikranda alias Viki, tewas diamuk massa di Dusun II, Desa Rimbo Panjang, Kecamatan Tambang, tepatnya di Jalur II Jalan Raya Pekanbaru-Bangkinang, Sabtu (16/12), sekitar pukul 21.00 WIB.

Pemuda itu diteriaki begal lalu dihajar warga hingga menderita luka serius pada bagian muka dan kepala dan akhirnya meninggal dunia.

Sepeda motor Yamaha Mio berwarna putih yang dikendarainya juga dibakar massa.

Jasri, ayah Viki, terlihat sabar menghadapi cobaan ini. Dia tampak mengiklhaskan kepergian anak keduanya dari empat bersaudara. Namun, kesedihan tak bisa dibohongi. Dia tampak bersedih.

Kepada Riau Pos (Jawa Pos Group), dia seolah bertanya-tanya, apa kesalahan yang diperbuat anaknya ini, hingga diamuk massa. Padahal, tidak ada korban atas perbuatan anaknya. Apalagi sampai berbuat begal.

‘’Korbannya siapa? Kenapa sampai harus dihajar massa begini? Kita tak tahu pasti seperti apa kejadiannya,’’ sebutnya.

Jasri yang akrab disapa Ujang ini, juga menyayangkan tindakan brutal masyarakat. Sebab, tanpa ada bukti yang kuat, anaknya dihajar dengan kejam, hingga tewas. Dia berharap, pihak penegak hukum dapat berlaku adil atas tindakan ini.

‘’Ya, rencananya kami akan laporkan ke polisi atas tindakan pengeroyokan ini,’’ sebutnya.

Jasri ayah Viki berencana akan melaporkan kejadian yang menimpa anaknya karena tidak ada bukti yang kuat anaknya pelaku begal tapi dihajar warga hingga tewas.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News