Cak Imin Menguat di Bursa Cawapres, Pilpres Makin Bermutu

Cak Imin Menguat di Bursa Cawapres, Pilpres Makin Bermutu
Ketua Umum DPP PKB Muhaimin Iskandar. Foto: Dok. JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Survei LSI menyimpulkan, Ketua Umum PKB Muhaimin Iskandar alias Cak Imin dianggap paling pantas menjadi calon wakil presiden di Pemilihan Presiden (Pilpres) 2019.

Menanggapi hal tersebut, peneliti senior Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia (LIPI) Siti Zuhro menjelaskan hal tersebut menjadi pertanda jika Indonesia sebetulnya tidak kekurangan calon pemimpin.

"Bahkan tak tertutup kemungkinan akan bermunculan calon-calon alternatif," kata Wiwiek, sapaan akrabnya, saat berbincang dengan wartawan, Selasa (30/1).

Menurut Wiwiek, munculnya Cak Imin dan figur alternatif lainnya menjadi positif untuk kelangsungan praktik demokrasi partisipatoris, yakni dari rakyat, oleh rakyat dan untuk rakyat.

"Ini sekaligus membantah argumen yang mengatakan bahwa Indonesia sedang mengalami krisis kepemimpinan karena sulit mencari calon pemimpin dalam pilpres," kata Wiwiek.

Selain itu, tambah Wiwiek, munculnya nama Cak Imin dalam bursa pilpres 2019 akan mendorong calon-calon lain berani menampakkan diri dan ikut mencalonkan juga. Seperti misalnya Ketua Umum Partai Amanat Nasional (PAN) Zulkifli Hasan.

"Bisa jadi ketua Umum PAN akan mencalonkan diri mengingat pada pemilu 2014 PAN juga mengusung ketumnya menjadi cawapres mendampingi capres Prabowo," tambah Wiwiek.

Sementara itu, Wiwiek juga membaca jika Presiden Joko Widodo sudah mencoba merespon aspirasi Cak Imin dengan mengundanganya ke acara peresmian stasiun bandara di Jakarta beberapa waktu lalu.

Menguatnya sosok Muhaimin Iskandar alias Cak Imin di bursa cawapres diyakini bakal berdampak positif

Sumber RMOL.co

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News