Guru Lulus PG Tanpa Formasi PPPK Mengadu ke Istana Negara, Ada Kabar Baik dari KSP 

Guru Lulus PG Tanpa Formasi PPPK Mengadu ke Istana Negara, Ada Kabar Baik dari KSP 
Perwakilan guru lulus PG didampingi tim lawyer Hotman Paris saat di KSP. Foto dok. GLPGPPPK

jpnn.com, JAKARTA - Forum Guru Lulus Passing Grade Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (GLPGPPPK) didampingi tim lawyer Hotman Paris Hutapea mengadukan nasib 55 ribu honorer.

Puluhan ribu guru honorer tersebut sudah lulus PG, tetapi tidak mendapatkan formasi PPPK 2022.

Ketum GLPGPPPK Iswadi mengatakan tim guru honorer yang diutus ke Istana negara ialah Ciung (Banten), Fulkan (Lampung), Sasongko (DKI Jakarta), Vera (DKI Jakarta), Frangky (Sumsel), M. Yusuf (Jatim, Lamongan), dan Anisa (Jatim, Pasuruan).

Dalam pertemuan tersebut sejumlah masalah disampaikan kepada perwakilan Kantor Staf Presiden (KSP).

"Teman-teman menyampaikan status 55 ribu guru lulus PG yang belum mendapatkan penempatan di masing-masing daerah," ujar Iswadi kepada JPNN.com, Rabu (9/11).

Para guru honorer juga menyampaikan fakta cukup banyak yayasan/sekolah swasta yang sudah mengeluarkan atau mengurangi jam tugas mengajar guru, itu karena guru tersebut sudah lulus PG. 

Yayasan tidak mau kerepotan kehilangan guru saat yang bersangkutan sewaktu-waktu mendapatkan SK PPPK.

"Kami meminta arahan kelanjutan apa yang harus dilakukan oleh guru lulus PG tanpa formasi PPPK, mengingat  pengumuman pendaftaran PPPK guru akan berakhir pada 13 November 2022," terang dia.

Guru lulus PG tanpa formasi PPPK mengadu ke istana negara, ada kabar baik dari KSP

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News