Optimistis Selamat, Minta Disiapkan Makanan Enak

Optimistis Selamat, Minta Disiapkan Makanan Enak
Tim penyelamat mencari cara menyelamatkan anak-anak anggota tim sepak bola junior yang terjebak di Gua Tham Luang. Foto: Twitter Thai Army

Mick: Jangan khawatir. Saya rindu semuanya, kakek, bibi, ibu, ayah, dan saudara-saudaraku. Saya sayang semuanya. Saya senang di sini. Seals sangat memperhatikan saya. Saya mencintai semuanya.

Dom: Saya baik-baik saja. Udaranya sedikit dingin. Tapi, jangan khawatir. Jangan lupa ulang tahun saya. (Dom sejatinya berulang tahun pada 3 Juli).

Adul: Sekarang jangan khawatirkan kami lagi. Saya merindukan semuanya. Saya benar-benar ingin pulang.

Night: Night cinta ayah dan ibu. Jangan khawatirkan Night. Night mencintai kalian semua.

Tle: Tle rindu ayah dan ibu. Sangat merindukan Wubwab juga. Saya sangat sayang ayah dan ibu. Jangan mengkhawatirkan Tle. Saya bisa jaga diri.

Note: Saya baik-baik saja. Jangan khawatir. Saya sayang ayah, ibu, dan semuanya.

Bew: Ibu dan ayah jangan khawatir, Bew hanya hilang dua pekan. Saya akan pulang dan membantu ibu berjualan setiap kali ada waktu luang. Saya segera kembali.

Tee: Jangan khawatir, saya bahagia. Saya sayang ayah, ibu, adik, dan semua keluarga.

Setelah dua pekan terjebak di dalam gua, anggota tim sepak bola Moo Pa dan pelatihnya, Ekkapol Chantawong, akhirnya bisa berkomunikasi dengan keluarga mereka

Sumber Jawa Pos

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News