JPNN.com

Pekerjaan Tidak Dapat, Uang Raib

Selasa, 19 November 2019 – 20:36 WIB Pekerjaan Tidak Dapat, Uang Raib - JPNN.com
Sejumlah pencari kerja warga Cianjur, saat melaporkan pelaku penipuan berinisial SN ke Mapolres Cianjur. Foto: Ahmad Fikri/Antara

jpnn.com, CIANJUR - Belasan orang pencari kerja di Cianjur, Jawa Barat, menjadi korban penipuan yang dilakukan SN (25) dengan modus meminta sejumlah uang dengan jaminan dapat diterima bekerja di perusahaan sepatu terbesar di Cianjur.

12 korban penipuan itu melaporkan SN ke Mapolres Cianjur. "Saya tidak curiga karena pelaku wanita yang datang ke rumah menjanjikan saya bisa diterima di perusahaan yang saat ini menjadi incaran pencari kerja di Cianjur," kata Soni, seorang korban warga Kecamatan Cilaku pada wartawan, Selasa (19/11).

Soni mengaku mengenal pelaku dari kerabatnya yang sama-sama sedang mencari kerja. Pelaku datang pada bulan September meminta surat lamaran. Selang beberapa hari pelaku meminta uang untuk pelicin agar cepat dipanggil.

"Uang yang diminta Rp 2,5 juta ditambah Rp 50 ribu, katanya untuk tes kesehatan. Penyerahan uang disertai bukti kuitansi yang menyebutkan bahwa uang tersebut sebagai jaminan untuk bekerja di PT Pouyen Indonesia," ungkapnya.

Pelaku berdalih memiliki seorang staf HRD di perusahaan tersebut, yang dapat menerima sejumlah karyawan baru. Namun setelah menerima uang, pelaku sulit dihubungi bahkan untuk ditemui.

Sementara Kasat Reskrim Polres Cianjur AKP Budi Nuryanto mengatakan, selang beberapa jam mendapat laporan penipuan tersebut, pihaknya berhasil menangkap pelaku yang saat ini tengah menjalani pemeriksaan.

"Sudah pasti pelaku bukan staf perusahaan atau memiliki orang dalam, saat ini pelaku masih menjalani pemeriksaan. Pelaku berdalih dapat memasukan pencari kerja dengan jaminan uang mulai dari Rp 300 ribu sampai Rp 4,5 juta per orang," ujarnya.

Pihaknya masih mendalami kasus tersebut dan kemungkinan jumlah korban penipuan bertambah."Sampai hari ini sudah 12 orang yang melapor secara resmi ke Mapolres Cianjur," katanya. (antara/jpnn)

SPONSORED CONTENT

loading...
loading...