Penjualan Elpiji di Mojokerto Merosot

SPPBE Kembalikan 3.000 Tabung Rusak

Penjualan Elpiji di Mojokerto Merosot
Penjualan Elpiji di Mojokerto Merosot
Secara terpisah, Kasi Pengadaan dan Penyaluran Dinas perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kabupaten Mojokerto, Indra Mutiyoso mengatakan, di Kabupaten Mojokerto terdapat dua SPPBE dan satu SPBE. Selain di Domas (PT Paterman), SPPBE juga berada di Kecamatan Pungging (PT Tata). Sedangkan, untuk SPBE berada di Kecamatan Ngoro (PT Makmur Tama Gasindo. ""Kami melakukan sidak atau mengawasi secara berkala. Mulai dari pangkalan, agen hingga SPPBE. Temuan dari pangkalan maupun agen dibawa ke SPPBE. Sebab, muaranya adalah ke SPPBE,"" katanya.

Pihaknya dituntut memastikan dijalankannya mekanisme kontrol. Sehingga, terjadi keamanannya. Selama melakukan tugas pengawasan, pihaknya menemukan adanya tabung yang janggal. Tabung tersebut hanya mempunyai berat kurang dari 4,5 kilogram dalam kondisi kosong. Temuan itu pun dijadikan indikasi adanya tabung palsu. ""Padahal, berat tabung kosong minimal menurut Pertamina adalah 4,9 kilogram,"" katanya. (abi/aj/jpnn)

MOJOKERTO - Maraknya insiden ledakan yang dipicu gas elpiji berdampak pada penjualan di pasaran. Ditambah penyebab lain, penjualannya merosot hingga


Redaktur & Reporter : Tim Redaksi

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News