Penyuap Patrialis Mengaku Awalnya Cuma Penasaran

"Pertemuan singkat sekali. Saya hanya menanyakan ada gugatan tapi belum ada hasilnya. Dia (Patrialis) hanya bilang, ya coba nanti lihat saja," katanya.
Dia membantah dalam pertemuan itu menjanjikan sesuatu termasuk uang kepada Patrialis. Nah dia pun mempertanyakan kenapa putusan itu tak kunjung diumumkan.
Dia mengatakan, dalam putusan itu MK mengabulkan permohonan pemohon seluruhnya. Artinya, impor daging harus kembali dengan sistem free country dan membatalkan zona based country. Namun, dia heran putusan itu tidak diumumkan MK.
"Menjadi tanda tanya besar kenapa tidak diumumkan. Ada apa ini?" katanya.
Lebih lanjut dia mengklaim hanya berhubungan dengan Kamaluddin. Menurut dia, hanya Kamaluddin yang meminta uang kepadanya.
"Kalau Patrialis mah tidak pernah. Jadi duit buat Kamaluddin. Terserah saja namanya penyidik punya bukti-bukti sendiri," paparnya. (boy/jpnn)
Penyuap Hakim Mahkamah Konstitusi (MK) Patrialis Akbar, bos perusahaan impor daging sapi Basuki Hariman mengungkap kejanggalan di MK.
Redaktur & Reporter : Boy
- KPK Ingatkan Guru & Dosen: Gratifikasi Bukan Rezeki
- KPK Periksa Mantan Direktur LPEI Terkait Kasus Korupsi Fasilitas Kredit
- Usut Kasus Dugaan Korupsi di Dinas PU Mempawah, KPK Sudah Tetapkan 3 Tersangka
- Ray Rangkuti Kritik Kinerja KPK, Kasus Hasto Dikejar, Tetapi Bobby Diundang Koordinasi
- KPK Periksa 3 Saksi Lagi untuk Kasus Cuci Uang Andhi Pramono
- Usut Korupsi Tol Trans-Sumatera, KPK Periksa Petinggi PT Indonesia Infrastructure Finance