Raih WTP, Pertanda KLHK Tertib Atur Anggaran

Raih WTP, Pertanda KLHK Tertib Atur Anggaran
Menteri LHK Siti Nurbaya saat menerima laporan Opini WTP dari BPK RI. Foto: Humas KLHK

''Jadi sekali lagi, buat saya, WTP ini sangat berarti. Terimakasih untuk kerja keras seluruh jajaran KLHK,'' tegasnya.

Sementara itu, Sekjen KLHK Bambang Hendroyono mengatakan raihan WTP ini tidak terlepas dari berbagai upaya yang dilakukan jajaran KLHK sepanjang periode 2015-2017.

Di antaranya melalui peningkatan kualitas pejabat perbendaharaan, penguatan peraturan, tindak lanjut rekomendasi BPK dengan rencana aksi yang jelas,penertiban aset dua kementerian, dan berbagai upaya terkait lainnya.

''Untuk penertiban aset telah dibentuk tim task force, serta dilakukan review oleh Itjen dan BPKP. Saat ini sedang persiapan dilakukan due diligen oleh Kantor Akuntan publik,'' katanya.

Tak lupa Bambang mengingatkan jajaran KLHK untuk segera menindaklanjuti secara berjenjang setiap rencana aksi yang telah dibuat sesuai rekomendasi BPK RI.

Sebelumnya anggota BPK Rizal Djalil mengatakan sesuai Laporan Keuangan KLHK tahun 2017, realisasi pendapatan tercatat Rp4,96 triliun atau 119,28% dari anggaran sebesar Rp4,16 triliun.

Sementara realisasi belanja sebesar Rp 5,87 triliun atau 90,83% dari anggaran sebesar Rp 6,48 triliun dan total Aset sebesar Rp 7,67 triliun.

Predikat WTP dikatakannya diperoleh berdasarkan data-data yang telah terkumpul selama tiga bulan secara berjenjang. Pihaknya menegaskan hasil pemeriksaan BPK tidak dapat dipaksakan.

Menteri LHK Siti Nurbaya memastikan kementeriannya tertib dalam penggunaan anggaran dan tak ada rahasia.

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News