150 Ribu Guru Honorer Diprioritaskan Jadi PPPK

150 Ribu Guru Honorer Diprioritaskan Jadi PPPK
Honorer K2 masih menolak diangkat menjadi PPPK, revisi UU ASN harus tetap dilanjutkan. Ilustrasi Foto: dok.JPNN.com

jpnn.com, JAKARTA - Ketua Komisi X DPR Djoko Udjianto mengatakan, data riil guru honorer K2 yang disampaikan pemerintah dalam rapat gabungan terakhir beberapa waktu lalu sebanyak 157.210 orang.

Djoko kembali membuka data itu untuk merespons rencana pemerintah membuka seleksi calon pegawai pemerintah dengan perjanjian kerja (PPPK) pada awal Februari 2019.

Ada tiga formasi khusus yang akan dibuka untuk calon PPPK dari honorer K2 (kategori dua) maupun K-1.

Ketiganya ialah guru honorer, tenaga kesehatan, dan penyuluh pertanian.

“Yang mempunyai kualifikasi S-1 sebanyak 82.416, yang tidak S-1 74.796. Dari yang 82.416 itu, yang lulus CPNS enam ribu," kata Djoko kepada JPNN, Senin (21/1).

Berdasarkan kesimpulan rapat terakhir, sebanyak 150 ribuan guru honorer K2 itulah yang akan diprioritaskan menjadi PPPK.

Menurut politikus Partai Demokrat itu, hal tersebut mengacu aturan yang ditetapkan pemerintah. (fat/jpnn)


data riil guru honorer K2 yang disampaikan pemerintah dalam rapat gabungan terakhir beberapa waktu lalu sebanyak 157.210 orang.


Redaktur & Reporter : M. Fathra Nazrul Islam

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News