Seluruh Restoran Belum Sertifikat Halal

Seluruh Restoran Belum Sertifikat Halal
Seluruh Restoran Belum Sertifikat Halal
PALEMBANG – Belum satu pun hotel dan restoran yang ada di Sumatera Selatan yang mengantongi sertifikat halal. Hal yang sama juga terjadi pada industri makanan dan minuman yang ada di Sumsel. Yang lebih disesalkan lagi, para pengusaha hotel dan restoran itu memang tidak mau memiliki sertifikat halal. Alasannya, penyajian makanan dan minuman tergantung pesanan konsumen.

“Untuk hotel dan restoran belum ada. Mereka tidak mau. Katanya di hotel kan makanan yang disajikan tergantung pesanan masing-masing pengunjung. Jadi repot ganti bahan kalau ada yang tidak halal,” ujar Ustaz Mahmud Jamhur, Ketua LPPOM MUI Sumsel usai penyerahan sertifikat halal gratis kepada 21 usaha kecil menengah (UKM) di kantor MUI Sumsel kemarin (15/2).

Dijelaskan, tahun lalu MUI Sumsel mengundang berbagai kalangan industri dalam mensosialisasikan pentingnya mengantongi sertifikat halal tersebut. Namun, kata Mahmud, respons yang diberikan kurang. Salah satunya banyak undangan yang tidak datang dengan berbagai alasan. Hingga saat ini, baru 58 UKM di Sumsel yang terdaftar dan mengantongi sertifikat halal yang dikeluarkan MUI Sumsel. Sekitar 50 UKM  bersertifikat itu berada di Palembang dan hanya beberapa UKM dari luar Palembang.    

Dikatakan, dari 58 UKM itu, terbanyak mengantongi sertifikat halal adalah usaha catering. Ketua MUI Sumsel Drs H Sodikun menambahkan, tak hanya hotel dan restoran, beberapa usaha makanan dan minuman besar lain di Sumsel pun belum ada yang memiliki sertifikat halal. “Kondisi ini sangat memprihatinkan, karena sertifikat halal menjadi keharusan dari UKM  maupun perusahaan makanan dan minuman. Tidak hanya di Sumsel, tapi juga di daerah lain,” katanya.

PALEMBANG – Belum satu pun hotel dan restoran yang ada di Sumatera Selatan yang mengantongi sertifikat halal. Hal yang sama juga terjadi pada

Silakan baca konten menarik lainnya dari JPNN.com di Google News